Halaman

Senin, 04 Februari 2013

sajak cinta

dirimu yang indah brsemi di hatiku di saat mentari malu malu menatap dirimu diriku serasa berirama ... di dalam musik hatimu di pojok deretan terdepan gitar hatiku mengiringi khayalanku ketika melihat dirimu andai hatimu kan tinggal dalam rumah ku... aku kan mencintai dirimu hingga... tangan ini tak mampu bergerak... andai aku seorang pujangga... kan kurangkai seribu kata... untukmu..... andai aku seorang penyair... kan ku ciptakan lagu terindah.. untukmu... tapi aku hanya seorang pria.... yang malu malu... tapi aku punya sebuah mimpi... dan kini aku tlah menemukan potongan hilang yang ku butuhkan dan itu adalah kamu by : raven bengngu

rindu

rindu hari ini belum berakhirrr di saat senja terasa hilang di balik bukit lembaran baru terbuka ... menghidupkan suasana malam menyampaikan rinduku bagimmu yang jauh disana,,,,,,,,,,,, by : max bengngu

Minggu, 03 Februari 2013

Aku pergi keluar (rumah) Menanti sang mentari Dengan mata terbuka lebar Kulihat dunia yang tak lagi diam (di tempatnya) Kering sudah Mulutku Penuh kata yang tak mampu lagi terucap Katakan padaku, mengapa kita hidup seperti ini? Selamatkan aku (dengan pelukanmu) (karena) tanganmu bak bangunan tinggi Yang meneduhkanku.. Karena kita terluka Apa yang harus kita lakukan tuk pulihkan kepolosan kita? (Apa yang harus kita lakukan) tuk mengembalikan janji yang dulu kita puja-puja? Karena kita hanya ingin seluruhnya ( kembali seperti semula) Kunci seluruh pintu (masuk) Karena aku kan merekam suara ini yang kan datang (menemui)ku malam ini Maka, setiap orang akan memiliki pilihan Di bawah lampu merah Kutunjukkan sendiri (nyatanya) hal ini tak (pernah) tercipta Karena kita dalam perang, kita jadi seperti ini.