Halaman

Rabu, 17 Juli 2013

pagi.....


angin mengapa kau tak berhembus pagi ini

pagi mengapa kau membangunkan aku

apa hari ini masih berarti bagiku

matahari masih mengucup malu

ketika mataku terbangun

dari indahnya dunia malam

apakah duniaku benar benar mati

sampai situasi pun ikut ikutan mati

pagi.....

tolong beritahu siang agar aku

tak dibangunkan di sore hari

aku ingin terlelap lebih lama lagi

pagi....

cukup hari ini saja kau bangunkan aku

jika dunia masih memalingkan wajahnya

pagi.....

jika angin berhembus lagi katakan padanya

tolong sampaikan rinduku

pada seseorang di tanah kelahiranku

kalau aku tak sempat mengatakanya

pagi.....

tolong katakan pada waktu kalau

aku ingin dia ada disaat aku memeluk mesra

angan yang telah tercapai

kasih



kasih
waktu mungkin tak sempat merangkulku
dunia dan akhirat  mungkin tak ingin ada cerita diantara kita
waktu membunuh semua anganku..
indera pun tak berfungsi jika ku tatap dan katakan padamu
kalau aku cinta padamu
kasih
kan ku tetap biarkan ruang hampa dalam hatiku
tak akan ada musim semi yang mengubah duniaku
aku hanya akan hidup sebagai jiwa yang gagal
tapi aku tak pernah merasa gagal karena cintaku
yang akan menghidupkanku
kasih
andai ada sebuah pilihan hidup
aku ingin kau ada disini bersamaku
aku ingin kau menjadi nada dalam potongan laguku
tapi mungkin hidup itu tak selamanya adalah pilihan
kasih
jika kau dengar kisahku dari semua sahabat dan temannku
aku tak berharap kau mempercayainya
aku hanya ingin kau tahu bahwa aku mencintaimu
sepanjang hidup ini
Kasih
jika kau kelak  ingin menengok diriku
aku mungkin sudah tidak ada lagi
tapi aku tidak kemana mana
aku tetap ada, aku ada dirumah baruku
tempat yang aku tinggali di hidupku yang baru
Kasih
angin tlah membuang rasaku yang telah termakan jaman
tapi jika esok atau lusa aku masih bisa melihatmu
aku hanya ingin kisah kalian tak berakhir seperti bunga dan lebah
jagalah dia seperti aku mencintaimu
  buat mona sayang


dear mona



Dear Mona      
diam diam aq menapaki jejakmu
memastikan setiap rasa masih sama seperti dulu.
Ku syukuri namun masih kuharap,diam dalam tawa yg masih mencari pembenaran.
Tersenyum dalam galaknya suara suara sumbang yg dtg menghujat.
Bahwa aq akan tetap disini,takkan kmna2 sampai se2org dtg menghapusmu dari ingaatanku.hampir saja aku melupakanmu setelah menyepi diruang kecil bernama kenangan... jemariq kaku.sungguh kenangan ini hampir membuat tubuhku luruh menjadi debu2 menghapus waktu.sayank, semestinya aku masih bersamamu pagi ini menulis nama qt dipantai itu lalu menyaksikan ombak menggulung menyapu butir pasir hingga menyisakan nama kita saja.
akh…Semestinya kau tidak menginggalkan kenangan ini bersamaku Mungkin seharusnya ku tak disini.... disini bersmamu menunggu pagi,
Mungkin seharusnya tak terucap kata Kita,..cukup aKu atau Kau.... Tanpa KiTa.
CuKup kau dengan duniamu,...aKu dengan HaraPanKu... Tanpa kita.
aku akan selalu syang , n ku tak perlu pembenaran untuk itu.
mungkin itu adalah alasan mengapa kita dipertemukan oleh sang waktu......enggan mencari tahu… dan kubiarkan lepas bersama gelisah pergi menyusull waktu. malam malam cepatlah berlalu pagi datanglah sampai siang menyapa n menyusul malam lagi.ayolahh jangan lama-lama aq benci hari ini.PERTEMUAN kita bukan KEBETULAN.....entah akan sebatas apa,kau akan tetap jd bagian hidupku....tak akan hilang...atwpun terlupakan....


malang,13 juli 2013, 02,55.am         

Sabtu, 30 Maret 2013

INGIN MEMILIKIMU

INGIN MEMILIKIMU Ingin ku nyatakan rasa cintaku padamu namun ku tak sanggup Karna kau bukan untukku Hanya rasa sakit di hatiku Ketika ku melihatmu Sirna sudah seluruh cintaku Kau goreskan luka di hatiku Kau hancurkan semua anganku Untuk dapat memilikimu Biarlah aku sendiri terluka hatiku Walaupun ku tahu pedihnya diriku Karena diriku terlalu ingin memilikimu Disaatku terlalu mencintaimu Sirna sudah seluruh cintaku Kau goreskan luka di hatiku Kau hancurkan semua anganku Untuk dapat memilikimu Untuk dapat memilikimu

Senin, 04 Februari 2013

sajak cinta

dirimu yang indah brsemi di hatiku di saat mentari malu malu menatap dirimu diriku serasa berirama ... di dalam musik hatimu di pojok deretan terdepan gitar hatiku mengiringi khayalanku ketika melihat dirimu andai hatimu kan tinggal dalam rumah ku... aku kan mencintai dirimu hingga... tangan ini tak mampu bergerak... andai aku seorang pujangga... kan kurangkai seribu kata... untukmu..... andai aku seorang penyair... kan ku ciptakan lagu terindah.. untukmu... tapi aku hanya seorang pria.... yang malu malu... tapi aku punya sebuah mimpi... dan kini aku tlah menemukan potongan hilang yang ku butuhkan dan itu adalah kamu by : raven bengngu

rindu

rindu hari ini belum berakhirrr di saat senja terasa hilang di balik bukit lembaran baru terbuka ... menghidupkan suasana malam menyampaikan rinduku bagimmu yang jauh disana,,,,,,,,,,,, by : max bengngu

Minggu, 03 Februari 2013

Aku pergi keluar (rumah) Menanti sang mentari Dengan mata terbuka lebar Kulihat dunia yang tak lagi diam (di tempatnya) Kering sudah Mulutku Penuh kata yang tak mampu lagi terucap Katakan padaku, mengapa kita hidup seperti ini? Selamatkan aku (dengan pelukanmu) (karena) tanganmu bak bangunan tinggi Yang meneduhkanku.. Karena kita terluka Apa yang harus kita lakukan tuk pulihkan kepolosan kita? (Apa yang harus kita lakukan) tuk mengembalikan janji yang dulu kita puja-puja? Karena kita hanya ingin seluruhnya ( kembali seperti semula) Kunci seluruh pintu (masuk) Karena aku kan merekam suara ini yang kan datang (menemui)ku malam ini Maka, setiap orang akan memiliki pilihan Di bawah lampu merah Kutunjukkan sendiri (nyatanya) hal ini tak (pernah) tercipta Karena kita dalam perang, kita jadi seperti ini.